Kuliner / Lain-lain / Jangan Jijik Makan Ceker Ayam

Jangan Jijik Makan Ceker Ayam

Bagi sebagian besar orang, salah satu bagian tubuh ayam yang sering dipandang tidak berguna ialah ceker ayam, karena bagian inilah yang langsung bersentuhan dengan kotoran, sehingga dianggap kotor untuk dikonsumsi. Namun tahukah anda, bahwasannya ceker ayam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia? Ceker ayam memiliki banyak zat gizi yang berguna bagi tubuh manusia sejak dalam kandungan ibu hingga berusia lanjut. Secara filosofi, ceker ayam yang terlihat rapuh nyatanya menjadi penyokong satu-satunya seekor ayam untuk bisa bertahan hidup. Begitu juga yang sebenarnya tak terlihat oleh manusia. Ceker ayam yang terkesan kotor nyatanya mengandung kekayaan gizi yang sangat dibutuhkan manusia, seperti protein, omega-3, omega-6, kalsium, asam amino, kolagen, dan kartilago. Berikut zat-zat yang terkandung dalam ceker ayam dan manfaatnya:

1. Protein

Ceker ayam mengandung protein, lemak, dan karbohidrat, namun porsi terbesar dimiliki oleh protein yakni 19 gram per 100 gram ceker. Tingginya kandungan protein pada ceker ayam membuktikan bahwa makanan satu ini bagus untuk dikonsumsi anak-anak yang tengah mengalami proses tumbuh kembang.

2. Omega-3 dan Omega-6

Ternyata omega-3 dan omega-6 tidak hanya dimiliki oleh ikan laut, tapi juga ceker ayam. Setiap 100 gram ceker ayam memiliki kandungan omega-3 sebanyak 187 mg dan omega-6 sebanyak 2571 mg. Kedua omega ini sangat penting bagi pertumbuhan otak, mendukung sistem imunitas, dan mengurangi tekanan darah.

3. Asam Amino

Ada lima asam amino yang terkandung pada ceker ayam, yakni lisin, glisin, hidroksiprolin, prolin, dan agrinin. Asam amino sangat penting bagi tubuh untuk membantu perbaikan jaringan tubuh, pembentukan antibodi, pembentukan sel baru, dan penyelarasan hormon.

4. Kolagen

Ibarat memasak, kolagen akan menjadi cairan kental apabila terkena panas, yang berwarna bening kekuningan. Kolagen yang terkandung dalam ceker ayam sangat baik bagi tubuh untuk membantu menyembuhkan luka, menyehatkan lambung, memperindah kulit, rambut, dan pertumbuhan kuku. Selain itu kolagen juga bisa membantu penurunan tekanan darah dan merangsang sistem kekebalan, sehingga tubuh bisa melawan penyakit.

5. Kalsium

Selama ini kita mengenal sumber kalsium hanyalah susu, keju, dan ikan, tapi nyatanya kalsium juga terdapat dalam ceker ayam. Kalsium sangat berfungsi bagi tubuh untuk melancarkan peredaran darah, melenturkan otot, mencegah serangan jantung, dan meminimalkan terjadinya osteoporosis bagi wanita.

6. Kartilago

Kartilago sering disebut juga tulang rawan. Kadar kartilago di dalam ceker ayam sebanding dengan kadar kartilago pada sirip hiu. Kandungan kartilago pada ceker ayam diyakini mampu mencegah kanker dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh.

Adapun ceker ayam bisa diolah menjadi bentuk kering maupun berkuah. Bagi ibu hamil dan anak-anak, ceker ayam sebaiknya dimasak berkuah, baik untuk sup maupun bubur. Agar kaldu perebusan ceker ayam tidak menimbulkan bau amis, sebaiknya ceker ayam direbus bersamaan dengan potongan jahe dan daun bawang.

Kandungan gizi pada ceker ayam terbukti sangat berguna bagi tubuh. Jangan dilihat dari fungsinya pada ayam yang terkesan kotor karena bersentuhan langsung dengan tanah, tapi lihatlah dari isi dan manfaat ceker ayamnya saja. Diatas telah diberitahukan bahwa untuk menghilangkan bau amis pada ceker ayam, bisa dengan merebusnya bersama jahe dan daun bawang. Tidak ada masalah lagi bukan? Ceker ayam tidak berbau amis lagi dan dapat disantap.

Foto Profil dari Rahel Lasmaria Simbolon

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Resep dan cara membuat sayur sop

Resep dan Cara Membuat Sayur Sop yang Sedap

Resep dan cara membuat sayur sop sedap – Masakan dengan cara yang ...